kata-kata mutiara

Presiden Soekarno mengatakan :
"Jangan sekali-kali melupakan sejarah!"
"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya"

Presiden John Fitzgerald Kennedy mengatakan :
"Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu."

Sabtu, 02 Agustus 2008

Sejarah Singkat Maanyan

Maanyan adalah salah satu suku yang mendiami Pulau Kalimantan. Pemukimannya sekarang meliputi sebagian wilayah utara Propinsi Kalimantan Selatan dan sebagian wilayah daerah timur Propinsi Kalimantan Tengah yakni didaerah Barito Timur dan Barito Selatan serta daerah Waruken dan sekitarnya yang termasuk Daerah Tingkat II, Kabupaten Tabalong Propinsi Kalimantan Selatan.

Menurut cerita, pemukiman pertama suku ini adalah di tepi sungai Martapura (Klimbenteng) Kayu Tangi, Marampiau, Tane Karang Anyan serta disepanjang sungai Tabalong (Benua Lawah) atau Benua Lawas menurut lafal Melayu, masuk sungai Balangan. Serta menyusuri sungai Barito yakni sungai-sungai Sirau, disekitar Patai dan aliran sungai lainnya. Tempat ini dikenal oleh suku Maanyan dengan nama Nansarunai.

Wilayah Dialek Bahasa Maanyan

  1. Wilayah Benua Lima meliputi :

Jangkung, Hadiwalang, Uwei, Pulau Padang, Kayunringan

  1. Wilayah Paju Epat meliputi :

Telang, Siong, Balawa, Murutowo

  1. Wilayah Paju Sepuluh meliputi :

Murungkliwen, Pimpingen, Munsit, Harara, Patai, Lasi Muda, Sarabon, Pagar, Tangkan, Bangi Sampa Tulen.

Sebagai catatan, Bahasa Maanyan memiliki banyak kesamaan dengan bahasa yang dipergunakan di pulau Madagaskar

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Karasa info hingka awe sa ina?


by: Bubianto, sucheya@gmail.com

presbiter mengatakan...

hingka ambahku